Apa itu Instagram Ads atau Iklan Instagram

Berdasarkan data dari Statista, Perkembangan pengguna Instagram naik secara derastis dimulai tahun 2011 hingga sekarang.

Di sini saya coba membahas secara tuntas berdasarkan pengalaman saya selama 4 tahun dengan mengalokasikan lebih dari 10 milyar di iklan Facebook dan Instagram.

Karena ini cukup dalam maka saya bagi dalam beberapa artikel.

Oke lanjut.. Bahkan menurut data Hootsuite, Indonesia menempati pringkat 4 pengguna Instagram tertinggi setelah Amerika, Brazil, dan India dengan total 53 juta pengguna aktif.

Ini yang menyebabkan orang berbondog – bondong berjualan di Instagram, Dimana ada customer maka disana ada penjual.

Kalau di offline Anda pasti familiar penjual dadakan ditengah keramaian, Ya mirip – mirip lah kalau di sosmed.

Ada penjual yang pintar memanfaatkan situasi dan bisa bertahan lama. Ada juga penjual yang hanya sekila bertahan hingga akhirnya di tinggal pembeli. Tentunya dengan semakin banyak penjual maka para penjual ini saling kompetitif dan customer semakin selektif memilih. Pertanyaannya apakah Anda penjual yang memiliki mental bertahan lama atau hanya sesaat ?

Beberapa tahun lalu Instagram di hebohkan dengan alghoritma yang berubah. Yang dari awalnya Feed kita kronologi (Postingan yang muncul berdasarkan jam). Sekarang berubah menjadi berdasarkan interaksi.

Semakin sering kita berinteraksi dengan Instagram tersebut maka semakin sering postingan atau stories kita muncul. Ini harus di lakukan karena Instagram sudah mulai sesak.

Coba bayangkan Anda dalam 1 hari bisa melihat berapa banyak postingan dan stories ? Tidak mungkin kan semua postingan dan stories orang Anda lihat ? Maka Instagram secara algoritma harus mempeioritaskan postingan yang muncul di timeline Anda.

Kunci dari organik ini adalah semakin sering kita interaksi maka semakin sering muncul, Semakin sering brand berinteraksi dengan customer nya maka semakin sering postingan brand tersebut muncul.

 

Tidak heran maka jika banyak akun Instagram memposting banyak stories untuk membangun interaksi. Tapi yang kita bahas disini bukanlah tentang organik. Tapi bagaimana kita memanfaatkan iklan di Instagram.

Iklan di Instagram ini super penting karena bayangkan jika Anda membuat akun Instagram baru dengan tidak ada follower. Bagaimana caranya bisa mendapatkan 100 juta panjualan di bulan pertama ? Jika mau memanfaatkan organik maka butuh waktu berapa lama ?

Jangan – jangan sebelum brand kita dikenal, sudah di balap dan dikalahkan kompetitor. Iklan pun tidak bisa sembarangan. Karena bayangkan jika kita berjualan Ban Mobil ke orang yang tidak punya mobil ? Maka mau berapapun iklan yang dikeluarkan tidak akan ada penjualan.

Di web saya ini Anda akan mempelajari cara beriklan dengan tepat. Record yang saya pegang dalam beriklan adalah penjualan 2 milyar kurang dari 1 bulan dengan biaya iklan 20-30%.

Yup ini mungkin karena kita menggunakan iklan. Jika profit maka kita bisa naikkan biaya iklannya, Biaya Iklan tidak terbatas selama tetap profit.

Iklan yang bagus harus di dukung dengan konten yang bagus pula, Jika iklan itu bagikan baju maka konten bagaikan celana , Anda tidak bisa tambil lengkap jika hanya menguasai atau jago salah satu. Anda membutuhkan keduanya untuk menjadi lengkap.

Kita akan bahas konten di artikel lainnya.

Ini 5 hal menurut saya kepada Anda harus beriklan dan belajar beriklan di Instagram dari sekarang.

  1. Kompetitor Anda mungkin belum tau
  2. Beriklan bisa mulai dari di bawah Rp 100.000
  3. Menjangkau lebih banyak customer dengan cepat
  4. Menjadi market leader sebelum disalip kompetitor
  5. Bisa trial error dengan lebih cepat

Jika Anda sudah tau pentingnya iklan di Instagram maka Anda bisa pelajari materi selanjutnya untuk mulai beriklan di Instagram, Saya menyediakan 2 jenis materi untuk Anda ikuti.

Iklan Instagram sederhana yang bisa Anda lakukan kurang dari 15 menit, dan iklan Instagram kompleks yang bisa Anda lakukan dalam 1 jam.

Mana yang saya rekomendasikan ? Tentunya yang kompleks, Karena yang kompleks memiliki fitur jauh lebih banyak dari yang simpel.

Sudah paham sekarang ? Yuk kita mulai belajar tentang Facebook Ads.