Mencari Traffic Organic di Instagram

Kalau boleh jujur, Saya belum punya banyak pengalaman dari Traffic Organic Instagram ini. Tapi saya coba mengamati orang – orang bagaimana mereka mencari traffic di Instagram.

1.Beli Follower

Tujuan dari beli follower ini hanya sebatas membuat calon parter atau follower Anda percaya trhadap akun Instagram Anda, Tidak lebih. Jangan harapkan ada pembeli dari sini.

Ini sebenarnya kurang saya rekomendasikan karena alghoritma Instagram itu akan memunculkan postingan kita ke 10% Follower, Jika interaksi rendah maka postingan kita tidak akan di munculkan lagi ke lebih banyak orang. Membeli follower hanya akan merusak alghoritma Instagram Anda.

2. Beli Akun

Ini juga ada plus dan minusnya, Jika Anda mau beli akun dan di ganti username nya pastikan market nya sesuai dengan Anda. Jangan sampai followernya dari negara lain atau terlalu jauh dengan market Anda sehingga hal di poin 1 yang sudah saya jelaskan kembali terjadi.

3. Follow, Comment Like Manual

Anda bisa me list kompetitor Anda atau akun Instagram yang marketnya sama dengan Anda.

Kemudian Anda follow, like, atau comment follower mereka.

Pastikan jika Anda mau komen gunakkan kalimat softselling agar Anda tidak di block atau di hapus comment nya.

4. Menggunakkan Tools Follow, Comment, Like

Ini sama dengan poin nomer 3 tapi bedanya menggunakkan tools.

Dari pengalaman orang yang menggunakkan tools ini, Tools ini hanya efektif dari 0 ke 10 ribu follower.

Tools ini hanya membantu sedikit, Kembali lagi tergantung Funnel Instagram Anda (Konten Anda). apakah menarik untuk orang follow dan ikuti.

Dan bahayanya menggunakkan tools ini jangka panjang adalah akun Instagram Anda akan rawan di banned.

Tools yang bisa Anda gunakkan adalah

http://followerschief.com/

5. Barter promote

Ini bisa Anda lakukan jika Anda sudah mencapai follower yang lumayan, Anda bisa barter promte ke akun lain yang followernya tidak jauh beda dengan Anda atau Anda bayar mereka untuk promote Anda